Menurut Anda, apa masalah penginjilan untuk orang kristen dan gereja masa kini? Yang utama agar kita jadi bagian dalam tugas yang Kristus percayakan itu. Yaitu mengetahui isinya, bagaimana melakukannya, dan mengapa harus dilakukan?
Yang kita perlukan adalah kesadaran tentang mengapa kita perlu terlibat dalam penginjilan. Jika alasan untuk penginjilan tidak jelas dan api semangat penginjilan telah redup, kedua pertanyaan diatas percuma saja dibahas. Jadi mengapa perlu mendoakan, memikirkan, mendukung, dan terlibat dalam pewartaan Injil? Jawabnya sederhana dan gamblang. Karena inti kabar baik Injil adalah salib Yesus. Jika ada jalan keluar lain bagi masalah hakiki manusia, mengapa sampai Yesus rela disalibkan? Jika ada cara yang dapat memberikan jaminan hidup kekal, mengapa Yesus harus mati? Salib membentangkan hati Allah kepada manusia, tetapi juga menelanjangi keadaan riil hati manusia.
Pernahkah kita mengijinkan cara pandang Kristus membuat kita melihat lebih dalam ke balik penampakan luar hidup orang yang kita jumpai dalam keseharian kita? Dibalik keberhasilan material mereka, di balik posisi yang mereka capai dalam pekerjaan, di balik canda bahagia rumah tangga mereka, adakah kebahagiaan dan kesukaan kekal dari mengenal anugerah Allah dalam Kristus? Pada orang-orang yang wajahnya kuyu, tubuhnya lemah tertekan beban berat dan terlibat kemelut kehidupan, adakah dalam hati kita penilaian Kristus yang penuh dengan kehangatan cinta ingin mengubah dan memperbarui mereka?
Gereja dan orang Kristen masa kini perlu memohon agar diberikan belas kasih Kristus, sehingga tergerak oleh Injil untuk mewartakannya kepada orang yang kita jumpai sehari-hari. Kita perlu sentakan Roh bahwa dengan menahan kabar baik itu dari sesama kita, kita sungguh tidak berbelas kasihan. Allah tidak ingin seorang pun binasa dalam dosa. Apakah desakan hati Allah ini Anda rasakan juga? Jika ya, Anda pasti akan banyak berdoa untuk kenalan yang belum percaya Yesus. Anda pasti akan memberi diri didorong oleh Roh Kristus untuk berinteraksi sosial secara otentik menjadi Injil yang hidup untuk dibaca orang.
Yang kita perlukan adalah kesadaran tentang mengapa kita perlu terlibat dalam penginjilan. Jika alasan untuk penginjilan tidak jelas dan api semangat penginjilan telah redup, kedua pertanyaan diatas percuma saja dibahas. Jadi mengapa perlu mendoakan, memikirkan, mendukung, dan terlibat dalam pewartaan Injil? Jawabnya sederhana dan gamblang. Karena inti kabar baik Injil adalah salib Yesus. Jika ada jalan keluar lain bagi masalah hakiki manusia, mengapa sampai Yesus rela disalibkan? Jika ada cara yang dapat memberikan jaminan hidup kekal, mengapa Yesus harus mati? Salib membentangkan hati Allah kepada manusia, tetapi juga menelanjangi keadaan riil hati manusia.
Pernahkah kita mengijinkan cara pandang Kristus membuat kita melihat lebih dalam ke balik penampakan luar hidup orang yang kita jumpai dalam keseharian kita? Dibalik keberhasilan material mereka, di balik posisi yang mereka capai dalam pekerjaan, di balik canda bahagia rumah tangga mereka, adakah kebahagiaan dan kesukaan kekal dari mengenal anugerah Allah dalam Kristus? Pada orang-orang yang wajahnya kuyu, tubuhnya lemah tertekan beban berat dan terlibat kemelut kehidupan, adakah dalam hati kita penilaian Kristus yang penuh dengan kehangatan cinta ingin mengubah dan memperbarui mereka?
Gereja dan orang Kristen masa kini perlu memohon agar diberikan belas kasih Kristus, sehingga tergerak oleh Injil untuk mewartakannya kepada orang yang kita jumpai sehari-hari. Kita perlu sentakan Roh bahwa dengan menahan kabar baik itu dari sesama kita, kita sungguh tidak berbelas kasihan. Allah tidak ingin seorang pun binasa dalam dosa. Apakah desakan hati Allah ini Anda rasakan juga? Jika ya, Anda pasti akan banyak berdoa untuk kenalan yang belum percaya Yesus. Anda pasti akan memberi diri didorong oleh Roh Kristus untuk berinteraksi sosial secara otentik menjadi Injil yang hidup untuk dibaca orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar